Minggu, 14 Maret 2010

Inilah yang Perlu Diketahui Soal Tablet Apple


ipad bukanlah smart phone juga bukan laptop tapi keduanya 


iPad akan dibanderol mulai dari US$ 499, jauh di bawah $1.000 yang sudah diperkirakan beberapa analis sebelumnya.
Apple dinilai akan menghadapi tantangan dalam membujuk konsumen yang sudah memiliki perangkat lain untuk kembali membuka dompet mereka.
Apple berencana mulai menjual iPad dua bulan mendatang.
Jobs mengatakan perangkat itu berguna untuk membaca buku, bermain game atau menonton video. Ia mendeskripsikan akan "jauh lebih intim daripada laptop dan kemampuannya melebihi ponsel pintar."
iPad dengan ketebalan setengah inci itu lebih besar daripada iPhone perusahaan itu yang popular, tetapi memiliki desain yang mirip. Perangkat itu memiliki berat 1,5 pon dan layar sentuh diagonal 9,7 inci.
Perangkat ini juga didukung media penyimpanan 16, 32 atau 64 gigabyte, Wi-Fi dan konektivitas bluetooth built in.
Jobs mengatakan perangkat itu memiliki baterai yang mampu bertahan selama 10 jam, dan waktu siaga selama satu bulan tanpa perlu dicharge ulang.
Raven Zachary, analis yang berkontribusi di lembaga riset mobile The 451 Group, mengatakan iPad bisa dianggap sebagai pengganti laptop, terutama karena Apple juga menjual dock yang built-in keyboard.
Tetapi analis Forrester Research James McQuivey mengatakan ia tidak yakin iPad menawarkan cukup fitur tambahan bagi konsumen yang mendorong untuk membeli gadget lain, atau untuk menyebutnya sebagai perangkat dengan kategori baru.
Ia mengkritik kurangnya fitur sosial, seperti cara untuk berbagi foto dan video rumahan dan rekomendasi buku-buku.
Duduk di atas panggung di kursi kulit yang nyaman, Jobs menunjukkan bagaimana iPad digunakan untuk surfing di Web dengan Browser Apple Safari. CEO itu mengetik email menggunakan on-screen keyboard dan membolak-balik album foto dengan menjentikkan jari di layar.
Ia juga memamerkan toko buku elektronik baru dan antarmuka pembaca buku yang mengemulasikan tampilan buku kertas. Hal itu menempatkan iPad bersaing dengan Kindle Amazon.com Inc.
Tim Bajarin dari Creative Strategies Inc menyebut iPad sebagai perangkat mobile serbaguna dan tablet pertama yang berpeluang sukses diterima konsumen.
Tapi kata Bajarin presentasi Jobs dengan menyentuh ujung iPad hanya menyangkut apa yang bisa dilakukan untuk surat kabar, majalah dan penerbit buku, tiga industri yang berjuang dalam transisi ke era digital.
Carolyn Reidy, kepala eksekutif Simon & Schuster, menyebut iPad sebagai sebuah "perangkat hebat" yang memberi pembaca kemampuan untuk menyesuaikan dan mengubah jenis huruf halaman dengan menyentuhkan jari ke layar. Hal ini beda dengan Kindle yang membutuhkan penekanan pada sebuah tombol. [ito]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar